About

IMG_6478

Hello Mama!

Kenalkan, nama saya Lia Kurtz. Panggil saja saya Lia. Asli orang Indonesia. Nama Kurtz saya dapatkan dari suami saya yang berkebangsaan Jerman. Saya punya 2 orang anak perempuan yang cantik-cantik (pastinya saya yang bilang cantik, soalnya anak sendiri). Yang pertama adalah anak suami saya dari pernikahan pertamanya, Julia Kurtz yang saat ini tinggal di Tokyo dan anak kedua saya yang bernama Luna Kurtz.

Saya orangnya cukup direct dan energetic pantang patah semangat. Kalau orang yang kenal saya, hallo effect nya jelek. Suka disangka judes dan sombong. Padahal aslinya, ya gak judes-judes amat sih, tergantung situasi. Kalau muka nya jutek kan cetakan dari sana ya. Saya suka berteman dengan siapa saja dan saya suka makan. Kalau lagi judes di kasih makanan enak langsung tersenyum kembali. Kata teman saya posisi otak saya ada di perut. Jadi harus sering-sering dikasih makan agar tidak gampang marah 🙂

Pekerjaan saya? Saya adalah full time mami, full time kerja sebagai Marketing Manager di sebuah perusahaan multinational di Jakarta, saya juga punya perusahaan sendiri yang bergerak di bidang “anything unique and fun” PT Maha Mitra Mutiara yang salah satu usahanya adalah Cutie Cats Café, kafe kucing pertama di Indonesia. Selain itu saya juga punya sebuah boutique di area kemang.

Sejak awal kehamilan saya, sering kali saya browsing di internet untuk mencari tips & trik soal kehamilan, kesehatan, parenting dan sebagainya. Maklum, waktu itu Luna anak pertama yang saya kandung. Pastinya rasa ingin tau saya besar.  Selain situs-situs tentang parenting, saya juga suka membaca blog-blog yang dibuat mama baik dari luar negeri maupun Indonesia. Tapi saat saya browsing, kebanyakan kok ceritanya mudah dan cantik semua? Ngatur waktu mudah, bikin makanan mudah, ngucek baju mudah. Dipikiran saya waktu itu, wow, hebat sekali mama-mama ini? Apa benar kenyataan nya seperti ini? Karena waktu Julia masih kecil, saya merasakan benar bagaimana mengurus seorang anak berumur 7 tahun. Gampang gak? Ya gak lah.. Apalagi saat itu status saya juga masih pacaran sama papi-nya.

Singkat cerita, saat saya punya Luna, dunia itu tidak secantik foto-foto kita di path dan instagram. Semuanya serba tidak gampang, susah ngatur waktu, susah jaga image dan lainnya. Belum lagi mendengarkan komentar-komentar dari orang lain (atau mama-mama lainnya yang terkadang super ilmunya). Dan tolong di catat kalau mami Luna tidak punya baby sitter, mbak yang tinggal 24 jam sehari di rumah dan driver yang bersedia mengantar kemana saja setiap saat.

Sucks? Well, that’s real life. Tapi gimana kita menyikapi hal tersebut sehingga energinya bisa menjadi positif.

Dengan sedikit provokasi dari salah satu teman dekat saya, dalam 1 hari saya membuat blog ini. Semuanya dari pengalaman saya dan pengalaman teman-teman di sekitar saya yang suka curhat mengenai dunia wanita, parenting dan kerja.

Semoga cerita-cerita saya bermanfaat untuk mama-mama yang anti-mainstream ya. Buat yang tidak setuju dengan tulisan saya, saya sangat mengerti bahwa individu itu berbeda. Jadi kita saling menghormati pendapat saja.

Dari Mami Luna yang anti mainstream.

Xoxo,

Lia Kurtz